Hari Ini, Jepara Kota Pertama Alami Fenomena Hari Tanpa Bayangan

banner 468x60

BERITAPANTURA.id, JEPARA- Hari tanpa bayangan merupakan fenomena alam langka di mana Matahari akan ada tepat di atas garis khatulistiwa. Beberapa Wilayah Indonesia akan mengalaminya pada Oktober 2019 ini. Karena pada saat itu posisi matahari memang berada di Pulau Jawa.

Wilayah yang mengalami hari tanpa bayangan hanya berada di Pulau Jawa, yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk Jawa Tengah, Wilayah paling cepat mengalami hari tanpa bayangan adalah Jepara yang diperkirakan terjadi pada hari ini, Kamis 10 Oktober 2019 pukul 11.24:29 WIB.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie mengungkapkan, Jepara menjadi kota pertama di Jateng alami fenomena Hari Tanpa Bayangan. Dimana Hari Tanpa Bayangan tahun ini berlangsung empat hari berturut-turut dengan hari dan waktu yang berbeda.

Empat posisi Bumi terhadap Matahari yang menentukan musim, dan dua di antaranya disebut Equinox Starry Night Education /starrynighteducation.com

“Di Jepara sendiri, matahari akan berada persis di atas kepala manusia pukul 11:24.29 WIB pada tanggal 10 Oktober,” kata Setyoajie Prayoedhie.

Sedangkan pada 11 Oktober, Hari Tanpa Bayangan muncul serentak di 15 daerah mulai Semarang, Blora, Pati hingga Brebes. Lalu tanggal 12 Oktober muncul di 8 daerah mulai Sragen, Salatiga, Ungaran, Purwokerto hingga Banjarnegara. Dan yang terakhir tanggal 13 Oktober muncul di jalur pantai selatan Jateng yakni Wonogiri, Karanganyar, Sukoharjo, Solo, Banyumas hingga Cilacap.

“Di Kabupaten Banjarnegara dan Purwokerto, titik kulminasi utamanya terjadi pada 12 Oktober 2019 pukul 11:27:51 WIB dan pukul 11:29:42.04 WIB siang,” imbuh Setyoajie..

Tak ada yang aneh dengan hari tanpa bayangan. Penyebab hari tanpa bayangan karena bidang ekuator bumi atau bidang rotasi bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi bumi.

Karenanya, posisi matahari dari bumi akan terlihat berubah terus sepanjang tahun antara 23,5 derajat LU sampai dengan 23,5 derajat LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian matahari.

Pada tahun ini, matahari tepat berada di khatulistiwa pada 21 Maret 2019 pukul 05.00 WIB dan 23 September 2019 pukul 14.51 WIB. Adapun pada 21 Juni 2019 pukul 22.55 WIB, matahari berada di titik balik utara (23,5 derajat LU) dan pada 22 Desember 2018 pukul 11.21 WIB matahari berada di titik balik selatan (23,5 derajat LS). (BP/02)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan